Honda CBR 250R Bergaya Crazy Strip

Konsep modifikasi yang disodorkan Steven Lay pada Honda CBR 250R oke punya. Dia sebagai penggagas sekaligus eksekutor mampu menelurkan ide sederhana namun punya makna dalam. Seperti keharmonisan kaki-kaki, bodi berikut pemilihan corak airbrush.

“Tampang memang racing look. Cuma juga pengin tampil MEFRIK (Modern, Estetika, Fungsional, Rasional, Inovasi dan Kreasai). Jadi, bukan sekadar ubah tampang tanpa hiraukan safety,” ujar Steven Lay, pemilik rumah modifikasi Layz-Motor Custom ini.

Keharmonisan ubahan bukan cuma ditujukan lewat bodi, makin kelihatan berurat pasca pemasangan beberapa bodi kit dari fiberglass. Itu dapat dilihat dari pemasangan windshield, fairing pelindung batok lampu projector BI Xenon, sayap samping hingga cover engine.

Makin tampak kekar begitu kondom tangki dipadu cover tengah model baru serta pemasangan deltabox khas motor gede. Sehingga motor yang rangka aslinya pipa tubular, setelah pasang bodi makin terlihat sporty.

Karena cat dasarnya putih, selain pasang lampu sein depan mungil dan batang pelindung bodi, Steven juga ingin motif airbrush yang dipilih enggak sembarang, sebab bisa jadi kelihatan norak.

“Pilih motif airbrushnya rada unik. Cuma garis-garis melengkung tapi enak dilihat. Corak ini dapat dari internet. Kalau enggak salah namanya crazy strip,” kenang Steven yang buka rumah modifikasi di Jl. Pesanggrahan, No. 8, Kedoya, Puri Kembangan, Jakarta Barat.

Makin harmonis begitu kaki depan diganti. Biar imbang dengan postur asli, cocoknya pakai sok upside down Yamaha R6. Enggak terlalu tinggi atau kerendahan. Bahkan untuk memasangnya, biar tidak repot cukup custom ulang as komstir agar mirip punya CBR 250R.

Begitu juga untuk kaki belakang. Posisinya enggak terlalu nungging atau ambles begitu pasang swing arm Honda CBR600. Kebetulan keduanya sama-sama aplikasi pro-link arm, sehingga tidak terlalu menyulitkan saat pemasangan.

“Pada arm CBR600 hanya papas kedudukan poros agar bisa masuk ke rangka CBR 250R. Sedang untuk monosok dapat dipasang seperti semula. Namun yang perlu diatur ulang panjang-pendek batang pro-link agar sesuai posisi motor saat ditunggangi,” jelas Steven yang bisa dikontak lebih lanjut di nomor 0817-48383-53.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Pirelli 120/60-17
Ban belakang : Pirelli 140/70-17
Knalpot  : Leo Vince
Pelek: Honda CBR600
Master rem: Kitaco (depan), Nissin (belakang)