Bikin Ringan Putaran Grip Gas, Ganti Kabel Atau Per?

Bisa rawat kabel gas dengan pelumasan
Enggak ada salahnya bikin ringan putaran grip gas di motor. Terutama jika motor kesayangan tetap dipakai saat berpuasa seperti sekarang atau pas pulang kampung nanti. Sebab jika lihat kondisi lalu lintas saat pulang kantor atau ketika mudik, biasanya bakal menghadapi kemacetan. Dengan bikin ringan putaran grip gas, setidaknya bisa hemat tenaga. Tenaga bisa dialihkan untuk lebih konsentrasi saat berkendara.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam membuat ringan putaran. Sobat, bisa tempuh lewat cara ganti kabel gas, per atau dengan cara merawatnya agar berfungsi seperti kabel gas baru.

“Kalau mau ganti, cari kabel dan selongsong kabel bermodel serabut. Misalnya, kabel milik Honda GL100,” ungkap Sarjono dari John Speed di Jl. Panti Asuhan, Ceger, Pondok Aren, Tangerang.

Menurutnya, tipe kabel ini lebih enteng ketimbang kabel biasa. Selain itu, gap antara kabel dan selongsong juga lebih jauh. Karena selongsong kabel lebih besar. Begitunya setiap tarikan yang dilakukan jadi tidak berat. “Kalau tidak mau ganti kabel, cukup ganti selonsong aja. Yang penting lebih besar,” saran pria kelahiran Jogja ini.

Selain kabel gas dan selongsong, cara lain yang bisa ditempuh yaitu lewat penggantian per di karburator. Pegas yang berfungsi untuk bantu naik-turun botol skep atau katup diafragma ini diganti dengan per yang kekerasannya lebih lembut.

Lewat cara ini, pastiya akan lebih ringan ketika grip gas ditarik. Tapi, ketika menggantinya, baiknya jangan pilih per yang terlalu lembut juga, lho. “Karena kalau terlalu lembut, efek balik per jadi lambat,” bilang John.

Itu kalau ingin tempuh lewat cara penggantian. Tapi, kalau tak ingin keluar biaya lagi, cukup merawat aja. “Pastikan pelumasan untuk kabel dan selongsong tercukupi,” sebut tunner yang gape kilik engine buat kebut lurus itu.

Dengan waktu senggang sebelum buka puasa tiba, sobat silakan buka grip gas. Lalu, copot kabel gas dari selongsong. Setelah itu, lumasi kabel dengan grease atau gemuk. Cukup gunakan grease tipe normal. Tidak usah pakai yang tipe Hi-Temp. Apalagi pakai oli. Wah, jangan tuh. Karena oli itu bisa masuk ke mangkok karburator.

Setelah kabel, olesi juga di bagian panel grip gas juga. Sehingga, friksi antara kabel dengan plastik pengait lebih minim. Oh ya, jangan lupa, perhatikan jarak grip gas dengan panel gas tuh!

Maksudnya, jangan sampai jarak keduanya terlalu dekat. Kalau karet grip terlalu dekat bahkan hingga bersentuhan dengan panel, maka bisa bikin putaran jadi seret dong.

Yuk, kerjakan!